- Drs. Seno Prasojo (senior guru BK, menjadi ketua organisasi nasional dan sudah puluhan kali menjadi pembicara dalam forum Musyawarah Guru Bimbingan Konseling)
- Suhadianto, M.Psi. (Psikolog pendidikan yang konsen pada pelatihan, beliau adalah master ice breaking, outbound, dan motivator. Hemmm beliau juga dosen prodi psikologi IAIN Sunan Ampel Surabaya).
- Yunita Nurul Amini, S.Psi. (Guru BK yang satu ini memiliki segudang pengalaman dalam keorganisasian). Nurul Latifah (meskipun masih mudah, pengalamannya sangat luar biasa. Beberapa kali menjuarai lomba karya tulis tingkat Nasional dan sekarang menjadi konsultan keuangan di Islamic Center).
Rabu, 03 Oktober 2012
Amazing LKM OSIS 2012-2013
0 komentarSenin, 08 Maret 2010
Kuis Psychology for teenagers
0 komentar
KECERDASAN HATI
Harapan sukses setingi-tingginya berlaku bagi banyak orang. Gagasan ini mengatakan bahwa makin banyak kamu mengharapkan dari suatu situasi, makin banyak sukses yang akan kamu raih. Ada beragam harapan yang terpenuhi dengan sendirinya. Seorang pemain bola basket dengan harapan sukses yang tinggi cenderung lebih banyak berhasil memasukkan bola ketimbang pemain yang hanya melempar karena mendapat giliran saja.
KECERDASAN HATI
Harapan sukses setingi-tingginya berlaku bagi banyak orang. Gagasan ini mengatakan bahwa makin banyak kamu mengharapkan dari suatu situasi, makin banyak sukses yang akan kamu raih. Ada beragam harapan yang terpenuhi dengan sendirinya. Seorang pemain bola basket dengan harapan sukses yang tinggi cenderung lebih banyak berhasil memasukkan bola ketimbang pemain yang hanya melempar karena mendapat giliran saja.
Guys .... teori ini mempunyai landasan yang kuat. Bila kamu memusatkan perhatian pada kemungkinan menang, perasaan kamu menjadi lebih tajam, gairah untuk menang meningkat dan kamu semakin dekat dengan potensi puncak kamu yaitu sang pemenang!!. Pengharapan yang setengah-tengah tidak akan memberikan hasil yang sama. Rahasia keberhasilan atlit, pelajar yang berprestasi, sales marketing yang dipromosikan sebagai manajer, adalah kemampuan untuk menggabungkan pengharapan yang tinggi dengan pemulihan diri yang cepat bila terjadi kegagalan. Harapan yang tinggi dan kemampuan untuk memulihkan diri atau mengatasi masalah sangat penting untuk sukses.
Kecerdasan hati sangat berhubungan dengan kemampuan mengatasi atau menyelesaikan masalah. Mengatasi atau menyelesaikan masalah artinya menerapkan cara yang logis dan tepat dalam mencari jalan keluar dari suatu masalah. Sesungguhnya, dalam hal menghadapi masalah dan persoalan, manusia dibagi menjadi 3 kategori :
1. Problem maker atau trouble maker. Yakni mereka yang suka membuat onar, mengacau, memperkeruh persoalan dan membuat masalah di sana-sini. Masalah bagi dirinya sendiri, ia tidak bisa mengatasi. Apalagi mengatasi masalah orang lain, atau masalah sosial. Ia justru membuat kacau.
2. Problem setter. Yakni tipe orang yang mampu mencari dan mengurai suatu persoalan hingga benar-benar sesuai dengan duduk perkaranya. Seringkali persoalan itu berbelit-belit, rumit dan saling terkait satu sama lain. Oleh karena itu diperlukan kesabaran, ketelitian, dan pengorbanan untuk mengurainya. Kesalahan dalam menguraikan duduk persoalan akan mengakibatkan kesalahan dalam pengambilan keputusan.
3. Problem solver. Yakni tipe orang bijaksana yang mampu mengambil keputusan paling bijak. Tidak semua orang cukup bijaksana dalam mengambil keputusan penting, khususnya masalah orang lain atau masalah sosial. Penyebabnya adalah subjektifitas pribadi yang seringkali turut bermain, sehingga muncul rasa ketidakadilan, kekecewaan dan kelompok pembanding.
Berikut ini sebuah kuis untuk remaja dalam melihat suasana hati. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan santai dan nyaman :
1. Apa pendapatmu tentang peribahasa kuno “suasana hati dimulai dari rumah?”
a. Tidak setuju
b. Ya, jika diperlukan
c. Setuju
2. Apakah kamu pernah punya gebetan lain, atau selalu setia dengan pacar kamu?
a. Tetap setia
b. Tak tahu
c. Pernah punya gebetan lain
3. Apakah kamu hidup untuk makan, atau makan untuk hidup?
a. Makan untuk hidup
b. Keduanya
c. Hidup untuk makan
4. Apakah kamu pernah melanggar antrian?
a. Tidak
b. Ya, tapi kadang-kadang
c. Ya, sering
5. Ketika sahabat kamu memenangkan suatu perlombaan dan mendapatkan hadiah uang senilai Rp 1 juta. Apa reaksi kamu?
a. Benar-benar senang dengan keberhasilan sahabatmu
b. Kamu senang dengan keberhasilan sahabatmu tapi berharap akan beruntung pula kelak
c. Apa yang dimaksud dengan keberhasilannya! Kenapa bukan aku yang mendapatkannya?
6. Apabila kamu tak dapat mengontrol kemarahan, pernahkah ada berpikir untuk mencari bantuan?
a. Ya
b. Tidak, aku berusaha mengatasinya sendiri, menyadari betul bahwa problem itu dapat aku atasi sendiri
c. Tidak
7. Kamu masih single dan teman baik kamu mengajak seseorang untuk berkencan di mana pasangannya itu menurut kamu sangat menarik. Yang mana berikut ini yang menjadi reaksi kamu untuk situasi tersebut?
a. Menahan perasaan aku sepanjang hubungan antara teman baikku dan orang ini berlangsung
b. Menahan perasaan aku sampai aku mendeteksi orang tersebut memiliki perasaan yang sama denganku
c. Sebagai langkah pertama, aku memastikan pasangan teman aku itu mengetahui perasaanku terhadap mereka dan memberi mereka setiap kesempatan berbalas perasaan kepada aku
8. Apa reaksi kamu untuk peribahasa kuno “makanlah secukupnya”?
a. Setuju, aku akan makan sebanyak aku perlukan untuk memuaskan selera aku
b. Setuju, tapi tak sopan tak memakan yang belum dimakan pada piring kamu
c. Tidak setuju, berikan aku makanan setiap saat
9. Apakah kamu pernah berharap menjadi orang yang memiliki sikap yang bijaksana?
a. Sesungguhnya memang aku inginkan
b. Ya
c. Tidak pernah memikirkan hal itu
10. Apakah kamu sering banyak minum sehingga kamu tak dapat berjalan?
a. Tidak pernah
b. Kurang dari lima kali
c. Lima kali atau lebih
11. Apakah para pelaku kejahatan pernah diterima kembali ke dalam masyarakat?
a. Ya, jika merasa siap dan telah diperbaiki maka itu hasil yang baik, masyarakat dan kita menerima mereka kembali tanpa ragu-ragu
b. Barangkali, tapi hanya dalam keadaan tertentu
c. Ada beberapa pelaku kejahatan tertentu yang tak bisa diterima dalam masyarakat dan aku tak percaya mereka bisa diperbaiki
12. Yang mana berikut ini yang paling kamu kagumi?
a. Menang atas kesengsaraan
b. Bertindak dengan gagah berani
c. Sepotong-potong hingga kaya cerita
13. Apakah kamu menganggap rokok sebagai satu jenis obat?
a. Ya
b. Tidak pasti
c. Tidak
14. Apakah kamu setuju untuk melegalkan obat ringan?
a. Tidak
b. Barangkali
c. Ya
15. Apakah kamu berpikir judi tidak menyusahkan?
a. Ya
b. Menyusahkan kalau tidak mengasyikkan
c. Tidak, kalau orang ingin berjudi itu adalah urusannya
16. Berapa lama kamu menonton televisi rata-rata setiap hari, jika menonton televisi artinya kamu tidak melakukan apapun kegiatan pada saat yang sama?
a. Kurang dari dua jam
b. Antara dua sampai empat jam
c. Lebih dari empat jam
17. Apakah kamu merasa terganggung dengan orang yang menyetel musik cukup keras?
a. Tidak
b. Kadang-kadang
c. Ya
18. Pernah kamu khawatir ketika kamu suatu saat hidup dengan kehidupan yang tinggi dimana mengeluarkan uang jutaan rupiah setiap harinya?
a. Ya
b. Tidak, tapi barangkali seharusnya
c. Tidak
19. Apa pendapatmu tentang orang-orang yang menyombongkan prestasinya?
a. Mereka gelisah dan khawatir orang-orang akan berpikir bahwa mereka adalah orang yang tidak layak
b. Gelisah
c. Tidak mengganggu aku
20. Apakah kamu percaya bahwa kebaikan akan menang atas kejahatan?
a. Ya
b. Tak pasti
c. Tidak dalam hari dan masa sekarang
21. Apakah kamu mempertimbangkan diri kamu menjadi seorang optimis abadi?
a. Ya
b. Bukan seorang optimis abadi, meskipun aku optimis pada tingkat tertentu
c. Tidak, aku harus menggambarkan diri aku sebagai seorang pesimis ketimbang seorang optimis
22. Seberapa banyak kamu harus memotivasi diri untuk melaksanakan tugas yang diberikan guru?
a. Sedikit, tapi kalau mesti dilakukan maka harus dilakukan
b. Cukup banyak
c. Banyak sekali
23. Apakah kamu percaya terhadap kejujuran?
a. Ya
b. Bahkan aku tak tahu tentang kejujuran
c. Tidak mungkin
24. Apakah kamu sering memberikan saran dan masukan atas himbauan televisi?
a. Sering
b. Kadang-kadang
c. Tidak pernah
25. Yang mana gambaran berikut kepercayaan agama kamu?
a. Aku percaya Tuhan dan rajin beribadah
b. Aku beriman tapi tak tahu untuk apa beribadah
c. Aku tidak penrah berpikir tentang Tuhan
Ok, guys ....... selamat mencoba kuis ini. Untuk mengetahui hasil penilaiannya dan hal-hal lainnya, silakan datang ke ruang bimbingan dan konseling menemui Bu Yunita. Bagi yang datang akan mendapatkan pin (jumlah terbatas).
TUJUAN HIDUP
0 komentar
Sesungguhnya Allah Yang Maha Agung menciptakan alam semesta ini Rapi, Sempurna, Teratur dan Indah. Dengan karunianya itu, kehidupan ini menjadi indah dan mengesankan lho!!
Ternyata eh ternyata memunaknya kerumitan dari sebuah masalah yang menimpa seseorang sering kali disebabkan ketidakmampuan berfikir positif, sayangnya rekaan tersebut tidak pernah berupa hal-hal yang menyenangkan. Hasilnya .... hati
& pikiran kita jadi nggak pernah merasakan kelapangan. Belum apa-apa udah resah, gelisah apa lagi jadi tegang deh! Padahal peristiwanya saja belom kejadian! Dan segala yang dibayangkan dalam pikiran kita belum tentu terjadi kan? Hidup yang jauh dari keindahan, umumnya karena kita salah memasang hati dan pikiran kita.
Ketika sebuah masalah menerpa diri kita, maka carilah penyebabnya di dalam diri kita lebih dahulu. Melihat ke dalam diri sendiri, maka disitu kita bisa mengurainya sehingga solusi atas masalah yang kita hadapi dapat terlihat.
Kalo seandainya kita ditanya : “Apa tujuan hidupmu?” nah teman-teman pasti ada yang menjawab dengan mudah ada juga yang menjawabnya dengan sulit. Rasanya kayak ancaman bagi yang tidak mengerti arti hidup dan rasanya juga seperti cahaya yang terus memancar bagi yang memahami makna kehidupan sesungguhnya.
Jawaban dari pertanyaan tadi sangat bervariasi, tergantung pada masing-masing diri kita! Tujuan hidup akan tercapai ketika kita mulai menapaki pencapaian tujuan. Sukses adalah suatu perjalanan daripada sekedar berada pada posisi pencapaian cita-cita. Sukses yang kita raih bukanlah posisi pencapaiannya, melainkan perjalanan menuju terkabulnya cita-cita kita.
Tujuan hidup kita berada dalam koridor waktu atau lebih mudahnya lorong waktu. Namun tujuan hidup nggak didekte oleh waktu. So, bukan waktu yang membatasi tujuan hidup kita! Don’t worry be happy! Enjoy aja kali! Waktu akan terus berjalan walau kita tidak mempunyai tujuan hidup, kita masih melakukan hal yang berguna, sebagai contoh : membantu sesama! Jangan lupa! Walau boleh enjoy tapi waktu adalah asset yang berharga! Seperti peribahasa : “time is money”
Semua orang pasti mempunyai waktu yang sama, namun kemampuan dan kompetensi mereka yang berbeda. Yang dapat memanfaatkan waktu dengan bijak bisa lho mengalahkan orang-orang yang memiliki kemampuan yang lebih besar. Bagusan mana pinter tapi buang-buang waktu atau biasa aja tapi pinter ngatur waktu? Kalo kita orangnya biasa aja alias nggak pinter tapi pinter ngatur waktu, jadinya pasti tekun dan disiplin dong...
Sekolah ibarat lokomotif yang menarik seluruh kompetensi yang kita miliki. Maksudnya hampir 80% kemampuan kita dikeluarkan di sekolah. Dalam suatu ucapan belasungkawa di suatu pepatah Indian kuno tertulis : “ketika lahir, kau menangis dunia pun merasa bahagia”. Artinya ketika kamu lahir, dan kamu menangis normal seperti bayi lainnya, orang tua, saudara dan keluargamu bahagia, kan?
Membuat hidup lebih bermakna, berarti kita memulainya dengan menetapkan tujuan hidup yang jelas dan terarah. Tujuan yang teratur dengan baik harus dijalankan dengan tepat, ibaratnya lilin tidak akan berfungsi dengan baik jika tidak dinyalakan dan tidak diletakkan dalam ruang yang gelap. Kita tidak dapat memastikan apa yang terjadi di masa yang akan datang, namun kita dapat menentukan tujuan hidup mulai saat ini.
Alia Sabilla (8E) & Devy Hidayati L. (8E)
(Dikutip dari : MEDIA P2TEL)
MODAL KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN
0 komentarJatuh dalam suatu perjuangan hidup adalah hal yang biasa kayak kalah dalam pertandingan, gituuu. Tapi ada baiknya kita memegang prinsip “Bangun setelah jatuh”. Itu artinya sama kayak pantang mundur dan nggak cepet nyerah dalam setiap perjuangan termasuk sekolah dan belajar. Orang bilang “Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda”. Eh ya ... tahu nggak kalo kekuatan seseorang dinilai dari seberapa besar tabah saat menghadapi ujian berat Allah SWT. Semakin ia mampu mengatasi kegagalan dan berbagai masalah, maka semakin besarlah kekuatan pribadinya! Guyz, kita harus yakin bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya, but ... adalah pintu gerbang alias awal dari segalanya! Untuk yakin memang sulit tapi ada rumusnya kok! Rumus
YAKIN = SEMANGAT + OPTIMIS + PERCAYA DIRI + PANTANG NYERAH
Lebih gampang dari Rumus Fisika ato Matematika khan ???
Eh tahu nggak kalo Napoleon Bonaparte sering diremehin dan diejek si-“CEBOL” lho! Itu karena badannya yang pende. Tapi ... dia bisa lho ngalahin musuh-musuhnya yang berkali-kali lipat lebih gede dari dia! Ia terus maju tanpa mundur. So, Kebesaran seseorang tolak ukurnya bukan pada postur tubuhnya tetapi pada kepribadian, cita-citanya. Tahu Christopher Colombus? Ituw lho yang nemuin Benua Amerika! Kalo aja Colombus ngga yakin mana ada sebutan “Negri Paman Sam”. Sekarang? Thomas Alfa Edison, kalo nyerah dalam eksperimennya yang berkali-kali gagal mana bisa kita sekarang bisa menikmati indahnya lampu warna-warni? Ya kan,asal kita yakin, optimis, percaya diri en pantang nyerah pasti bisa ngeraih cita-cita! Eh tapi jangan lupain berdoa, beribadah n berusaha yaa... biar semua usaha kita dan semua apa yang akan kita lakukan mendapat Ridho dari Allah SWT!
Alia Sabilla (8E) & Devy Hidayati L. (8E)
(Dikutip dari : MEDIA P2TEL)
